13 Januari 2009

Haniyah: Darah Rakyat Palestina Takkan Sia-Sia

Pimpinan Hamas Ismail Haniyah mengungakapkan penghormatannya yang besar terhadap pengorbanan dan ketabahan warga Jalur Gaza dalam menghadapi kekejaman pasukan Zionis Israel.

Ia menegaskan bahwa darah rakyat Palestina yang telah ditumpahkan oleh "para penjahat" tidak akan sia-sia.

"Darah ini, penderitaan ini, akan membawa rakyat Palestina dan umat Muslim Arab keluar dari situasi sekarang ini dan akan menjadi titik balik ke ufuk atau cakrawala baru bagi kebebasan dan kemuliaan kita," kata Haniyah dalam siaran di televisi satelit al-Aqsa,stasiun televisi yang berafiliasi ke Hamas.

Haniyah menyebut ketangguhan dan ketabahan rakyat Gaza kali menjadi catatan sejarah yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Rakyat Gaza masih berdiri tegak di tengah bencana kejahatan yang menimpa mereka. Itu semua, tukas Haniya, karena Allah menghendaki rakyat Gaza untuk tetap melakukan perlawanan atas genosida yang dilakukan rezim zionis Israel.

Haniya mengutip sebuah ayat suci al-Quran dan mengingatkan bahwa rakyat Gaza pada akhirnya akan mendapatkan kembali kebebasan dan kemuliaannya. Ia menganalogikan situasi di Gaza sekarang dengan kehidupan Rasulullah Muhammad saw di masa-masa awal dakwah Islam, di mana pihak kafir Qurays yang memeranginya.

"Jika Allah bersama kita, kita tak perlu takut. Israel tidak lebih besar dan lebih kuat dari Allah swt," tukas Haniyah.

Ia juga mengatakan bahwa Israel melakukan pembataian massal di Gaza dengan tujuan mempermalukan dan merendahkan rakyat Gaza, agar rakyat Gaza menyerah. Haniyah memberi semangat bahwa Israel tidak akan pernah berhasil merendahkan rakyat Gaza.

"Ingatlah saudara-saudariku, kemenangan akan datang bersama kesabaran. Setelah kesulitan akan datang kemudahan," kata Haniyah mengutip salah satu ayat al-Quran.

Darah yang sedemikan banyak tertumpah, sambung Haniyah, akan menjadi kutukan abadi yang akan menghantui kehidupan "para kriminal" ini kemanapun mereka pergi.

Sementara itu, Haniyah menjelaskan bahwa Hamas melakukan perlawanan atas pembantaian Israel di Gaza dengan dua cara. Pertama, dengan cara diplomasi. Hamas melakukan kontak-kontak yang positif dengan berbagai pihak yang benar-benar ingin menghentikan pembantaian Israel di Jalur Gaza.

Kedua, tetap kuat dan tabah dalam menghadapi agresi Israel. Dalam hal ini, Haniyah memuji para pejuang Palestina di Gaza yang telah menunjukkan sikap heroiknya. Ia menegaskan bahwa rakyat Gaza akan terus melakukan perlawanan sampai meraih kemenangan

"Gaza tidak akan jatuh. Gaza tidak akan jatuh. Gaza tidak akan jatuh," tandas Haniyah.

Ismail Haniyah adalah salah seorang pimpinan Hamas yang pernah menjadi perdana menteri Palestina setelah Hamas memenangkan pemilu di Palestina. Lewat konspirasi dengan AS, Presiden Palestina Mahmud Abbas memecat Haniyah secara sepihak dari jabatan perdana menteri yang membuat pertikaian Hamas-Fatah makin meruncing. (ln/pic)
sumber:eramuslim.com
baca selengkapnya »»

12 Januari 2009

Berdo'a Di Atas Awan Untuk Rakyat Gaza


Ya Allah dalam perjalanan hamba dari bandara Minangkabau menuju bandara Sukarno Hatta, hamba membaca koran terbitan ibu kota, ada berita tertulis, “Hingga hari ke tujuh invasi Israel ke Gaza, lebih 420 orang tewas dan 2.100 terluka”, kemudian lanjutan berita tersebut “Sembilan masjid telah hancur sejak serangan pertama, Sabtu, (27/12/2008)”.

Hamba sungguh sedih dan pilu, karena hamba tidak mampu mencegah kebiadaban dan keganasan Zionis Israel kepada rakyat Gaza yang merupakan umat nabi Muhammad saw. Padahal rakyat Gaza sudah susah karena blokade yang diterapkan Zionis Isael dan di dukung antek-anteknya.

Ya Allah, blokade yang telah berlangsung dua tahun menyebabkan rakyat Gaza sengsara, merana dan menjadi fakir miskin bahkan ada suatu keluarga dengan delapan orang anak yang makan rumput karena sudah tidak ada lagi yang akan mereka makan, 80% pabrik roti tutup, 80% wilayah Gaza dalam keadaan gelap gulita setiap hari, saat ini suhu udara beranjak mendekati nol derajat celcius sungguh sangat dingin sekali, 150 jenis obat sudah habis, 50% ambulan berhenti beroperasi karena tidak ada lagi bahan bakarnya.

Ya Allah, hamba tidak dapat membayangkan bagaimana sedihnya para orang tua, menderitanya anak-anak, karena kondisi yang sedang mereka hadapi begitu hebat dan berat.

Ya Allah, hamba teringat dengan suatu riwayat yang menjelaskan bahwa salah satu doa yang mustajab adalah doa orang yang sedang safar (perjalanan) (*).
Ya Allah Engkau tidak pernah tidur dan tidak pernah mengantuk.

Ya Allah Engkau Maha Mengetahui bahwa hamba-Mu ini sedang safar dalam rangka mencari ridha-MU, mengharapkan kasih sayang-Mu, maka kabulkan permohonan dan doa hamba.

Ya Allah yang Maha Kuasa, Maha Perkasa, Yang Menguasai Manusia, Pemilik alam semesta.
Jatuhkanlah pesawat-pesawat tempur Zionis Israel, luluh lantakkan peralatan militer mereka, bungkamkanlah roket dan persenjataan mereka, cerai-beraikan pasukan mereka, lemahkanlah kekuatan mereka, berilah rasa gentar kepada mereka, kalahkan mereka, hancurkan mereka, hinakan mereka.

Ya Allah Ya Hayyu Ya Qayyum, Ya Allah Ya Hayyu Ya Qayyum, Ya Allah Ya Hayyu Ya Qayyum.

Ya Dzal Jalali wal Ikram.
Beri kesabaran dan ketegaran kepada rakyat Gaza, bantulah para mujahidin di sana, satukan hati mereka dalam berjuang, beri kekuatan kepadanya, beri kemenangan kepadanya, muliakan mereka.

Ya Allah susahkan mereka yang telah menyusahkan umat nabi Muhammad saw.
Ya Allah hancurkan mereka yang telah menghancurkan umat nabi Muhammad saw.
Ya Allah hinakan mereka yang telah menghinakan umat nabi Muhammad saw.
Ya Allah Ya Hayyu Ya Qayyum, Ya Allah Ya Hayyu Ya Qayyum, Ya Allah Ya Hayyu Ya Qayyum.
Ya Dzal Jalali wal Ikram.

Ya Allah turunkanlah pasukan khusus-Mu sebagaimana yang pernah Engkau turunkan ketika perang Badar, perang Khandak dan perang Khaibar.
Ya Allah kabulkanlah permohonan hamba, jangan Engkau tolak doa hamba karena dosa, maksiat dan pelanggaran yang pernah hamba lakukan.
Ya Allah hamba bertaubat kepada-Mu, hamba mohon ampun dan mohon maaf kepada-Mu.Sampaikan salam dan shalawat hamba kepada Rasulullah saw, keluarganya dan sahabatnya yang mulia.
Amin.

*) “Ada tiga doa yang tidak diragukan lagi kemustajabannya: Doa orang yang di zalimi, doa musafir, dan doa buruk (kutukan) orang tua terhadap anaknya. “ (HR. Tirmidzi, Abu Daud, dan Al Bazar).
(Ditulis dan dibaca di angkasa, di atas awan dalam perjalanan di sore hari saat menuju bandara Sukarno Hatta dari bandara Minangkabau, Sabtu, 3 Januari 2009).

H. Ferry Nur S.Si
Email : ferryn2006@yahoo.co.id
baca selengkapnya »»

10 Januari 2009

“Wahai Api Jadilah Dingin dan Keselamatan Bagi atas Gaza”
Zeyad Abid Mashokhi

Di tengah peristiwa dan bencana besar yang sedang berlangsung di Jalur Gaza patut kita berhenti sejenak untuk memikirkan sejumlah hakikat penting:


1. Allah sudah berjanji – dan tidak ada yang paling benar janjinya kecuali Dia – dan Rasul-Nya yang dipercaya bahwa umat Islam akan menang dan diberi kekuasaan. Islam akan menjadi pemenang di seluruh tempat. Namun untuk Palestina, Allah dan Rasul-Nya memiliki janji khusus. Beliau bersabda, “Tidak akan bangkit hari kiamat sehingga kalian memerangi Yahudi dan pohon-pohon dan batu-batu berkata: wahai Muslim wahai hamba Allah ini Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuh dia. Kecuali gorqod karena ia pohon Yahudi,” (HR. Bukhari).

2. Konpirasi terhadap Palestina bukan hasil konflik hari ini. Ia adalah perang panjang yang diusung oleh manusia yang paling benci yang didukung oleh pihak-pihak dari luar dan dalam negeri. Konspirasi terhadap Palestina dari sisi media massa, militer dan politik sangat besar hingga akan menghilangkan gunung. Namun demikian kami menilai kekuatan adalah milik kebangkitan Islam dan para mujahidin dimana para pencintanya atau pembelanya tidak mampu menafsirkan kekuatan itu. Mereka tidak mampu menafsirkan kesabaran dan keteguhan pejuang Palestina dalam menghancurkan konspirasi itu. Karena tidak ada tafsir kecuali hadits Rasulullah, “Segolongan dari umatku akan terus berada dalam kebenaran, mereka akan terus berjuang melawan orang yang memusuhi mereka. Mereka seperti bejana makanan di antara para penyantapnya sampai Allah memutuskan (kemenangan bagi mereka) sementara mereka dalam kondisi seperti itu.” ‘Wahai Rasululah ; dimana mereka?’ “Mereka di sekitar Baitul Maqdis.” (HR. Ahmad).

3. Kami menyadari bahwa bahwa musuh Zionis tidak hanya mentargetkan Hamas atau rakyat Palestina saja, namun ketamakan mereka mencakup seluruh Negara-negara Arab. Lihat saja, mata uang resmi mereka yang beredar di bank-bank internasional yang dicetak dengan gambar “Israel Raya”. Israel Raya yang mencakup Palestina, Mesir hingga Nil, Irak hingga Effrat, Jordania, Libanon, Suriah, Kuwait, dan wilayah bagian utara Arab Saudi hingga Khaibar. Dari sisi akidah, Allah berfirman, “Sungguh kalian akan dapatkan manusia yang paling memusuhi umat Islam adalah Yahudi dan orang-orang musyrik,” Pemandangan para syuhada menjelang ajal ketika dibombardir oleh Israel bertakbir dan mengacungkan telunjuk dengan bersyahadat “أشهد أن لا إله إلا الله وأن محمداً رسول الله” menunjukkan tarbiyah (pola pendidikan) para pejuang itu. Hal itu juga menunjukkan hakikat peperangan ini. Di sisi lain, penghancuran dan serangan terhadap masjid-masjid serta penistaan terhadap Rasulullah saw menunjukkan hakikat, dimensi, dan tujuan-tujuan ini.

4. Yahudi dan zionis dahulu memiliki kemampuan menciptakan awal mula peristiwa dan kemampuan mengakirinya. Namun hari ini, meski masih memiliki kemampu memulai namun tidak berdaya menentukan akhir peristiwa itu. Bahkan mereka tidak mampu menanggung ekses dari peristiwa itu. “كُلَّمَا أَوْقَدُوا نَارًا لِلْحَرْبِ أَطْفَأَهَا اللَّهُ وَيَسْعَوْنَ فِي الأَرْضِ فَسَادًا وَاللَّهُ لا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ”

5. Kelompok yang ikut dalam konspirasi bersama Israel di Tepi Barat atau di tempat lain, yang menyebut roket perlawanan sebagai sia-sia, menyebut kapal pemecah blockade sebagai permaian murahan, tidak lagi memiliki alasan untuk menutupi kejahatan mereka lagi. Apa yang diungkapkan oleh Ustad Nazzal dalam program “bilaa huduud” bahwa bahaya mereka bukan saja bagi rakyat Palestina tapi bagi seluruh bangsa Arab. Kini Fatah hanya bagian dari problem bukan bagian dari solusi.

6. Tidak bisa kita sebut Fatah secara keseluruhan adalah agen penjajah Israel atau kita melupakan perjuangan para pahlawannnya. Namun tidak mungkin kita menyamakan Hamas dan Fatah dengan persamaan yang persis. Sungguh berbeda antara yang memperjuangankan agama Allah dengan yang mengolok-oloknya. Tidak sama proyek Islami dengan proyek sekularisme. Tidak sama warna khomer dan baunya dengan warna dan bau darah syuhada.

7. Kejahatan Israel kali ini tidak perlu pembenaran. Pembantaian kali bukan membalas roket-roket perlawanan Palestina. Serangan kali ini hanya kompensasi di depan bagi pemilu Israel. Siapapun orangnya yang pernah menyatakan atau menulis artikel atau yang menggabar karikatur yang isinya membiarkan para pejuang Palestina, maka ia bertangungjawab di depan Allah Yang Maha Perkasa Raja Langit dan Bumi.

8. Kami serukan kepada semua pihak untuk ikut serta dalam membela dan menolong saudara-saudara kami di Palestina. Satu orang yang memiliki tekad dan cita-cita untuk membela Palestina maka ia tidak akan kehilangan wasilah untuk ke sana. Kami berdoa untuk keluarga kami di Syam, tempat hijrah Ibrahim alaihissalam dan meminta kepada Allah agar menjadikan api menjadi dingin dan keselamatan bagi mereka sebagaimana bagi Ibrahim. “قُلْنَا يَا نَارُ كُونِي بَرْدًا وَسَلامًا عَلَى إِبْرَاهِيمَ”

9. Keluarga kami akan dikubur di bawah tanah Palestina karena dijajah oleh musuh mereka… apa yang kita lakukan? Sungguh kami tidak khawatir terhadap mereka tidak khawatir terhadap tempat isra Rasulullah saw. Namun kami khawatir terhadap diri kita sendiri jika membiarkan mereka sehingga kita akan ditimpa apa yang diperingatkan oleh Rasulullah saw.
مَا مِنْ امْرِئٍ يَخْذُلُ امْرَأً مُسْلِمًا فِي مَوْضِعٍ تُنْتَهَكُ فِيهِ حُرْمَتُهُ وَيُنْتَقَصُ فِيهِ مِنْ عِرْضِهِ إِلَّا خَذَلَهُ اللَّهُ فِي مَوْطِنٍ يُحِبُّ فِيهِ نُصْرَتَهُ. وَمَا مِنْ امْرِئٍ يَنْصُرُ مُسْلِمًا فِي مَوْضِعٍ يُنْتَقَصُ فِيهِ مِنْ عِرْضِهِ وَيُنْتَهَكُ فِيهِ مِنْ حُرْمَتِهِ إِلَّا نَصَرَهُ اللَّهُ فِي مَوْطِنٍ يُحِبُّ نُصْرَتَه" أخرجه أبو داود، والإمام أحمد في مسنده.

“Tidaklah seseorang yang membiarkan seorang Muslim di tempat dimana kehormatannya dilanggar dan dilecehkan, kecuali Allah akan membiarkannya di tempat yang ia menginginkan pertolongan-Nya di sana. Tidaklah seseorang menolong seorang Muslim di tempat yang kehormatannya dilanggar kecuali Allah akan menolongnya di tempat yang menginginkan ditolong oleh-Nya,” (Abu Daud dan Imam Ahmad). (bn-bsyr) [ 04/01/2009 - 06:32 ]
baca selengkapnya »»

02 Januari 2009

Mari Dukung Perjuangan HAMAS
Dr. Mahdi 'Akif, Mursyid 'Aam Ikhwanul Muslimin

Bismillaahirrahmaanirrahiem. Selawat dan salam semoga tercurah kepada nabi Muhammad saw, keluarga dan para sahabat serta orang-orang yang loyal kepadanya.

Hamas, Lubuk Perjuangan Umat

Hamas adalah hati umat Islam dan kemuliaannya. Hamas telah menghidupkan semangat rakyat Palestina yang telah beku.


Hamas membangkitkan harapan yang pernah lenyap. Hamaslah yang telah menggagalkan proyek Zionisme dalam penghancuran jantung umat Islam di Palestina. Hamaslah yang telah memaksa dunia internasional untuk mengakui keberadaan bangsa Palestina setelah sekian tahun tidak diakui keberadaannya.

Karena itulah umat Islam Palestina telah mendapatkan naungan hingga seluruh rakyat Palestina mendukungnya dengan sepenuh hati. Kalaulah tidak karena tabir dan rintangan yang dibuat oleh pemerintah otonom, maka ribuan mungkin jutaan sukarelawan akan bergabung melawan penjajah untuk membebaskan negeri Palestina dan membersihkan kesucian Al-Quds serta mengembalikan hak-hak rakyat Palestina.

Tipuan Politik

Seiring dengan perjalanan waktu, negara-negara besar menggunakan tipu daya dan kecurangan politik dalam melancarkan misinya. Fitnah dikobarkan di tengah revolusi rakyat Palestina. Di balik komoditas perjanjian damai, Zionis berusaha menggunakan kesempatan untuk meluaskan daerah jajahan dan mengokohkan pendudukan atas tanah Palestina serta membangun tembok pemisah, membunuh para pejuang kemerdekaan, memblokade Gaza, menghancurkan bangunan-bangunan penduduk, dan merusak pertanian-perkebunan.

Hamas Adalah Harapan Rakyat Palestina

Penyemangat gerakan perlawanan Islam Palestina terhadap Zionis adalah Hamas. Rakyat Palestina merasa bahwa harapan mereka dalam perjuangan merebut kemerdekaan dan masa depan adalah Hamas. Mereka hidup berinteraksi dengan Hamas dan mereka dapati bahwa gerakan ini tidak dikotori ambisi duniawi dan tidak mengharapkan kekuasaan sempit.

Orang-orang Hamas tetap mengangkat senjata dan melakukan perlawanan mengusir penjajah. Memberikan pelayanan kepada rakyat dalam bidang pendidikan, kesehatan dan lain-lain. Mereka mengamalkan nilai-nilai dan prinsip Islam dalam kehidupan. Inilah awal gerakan perlawanan bersenjata skala dunia yang berhasil menyedot potensi musuh-musuh Islam.

'Gempa' dan 'Badai'

Dari sini mulai terjadilah kegemparan kemudian terjadi badai dalam perang psikologis dan pemikiran di Palestina. Gempar terjadi di kalangan rekan-rekan seperjuangan dan negara-negara Arab serta negara-negara Barat, terlebih Amerika Serikat dan yang pasti adalah penjajah Israel.

Kegemparan ini masih terus terjadi sebelum Hamas mau melucuti prinsip dan syiar perjuangan mereka melawan Israel. Tekanan pertama yang mereka lakukan adalah dengan ancaman memutus bantuan kepada rakyat Palestina. Dalam rangkaian konspirasi internasional, bagaimana menlu AS tidak hanya dengan ancaman boikot saja dan tidak hanya memprovokasi sekutu Baratnya, tetapi juga mengajak negara-negara Arab, seperti Mesir, Arab Saudi dan negara-negara teluk untuk menghentikan dukungan dan bantuannya kepada rakyat Palestina.

Mereka menekan pemerintah daerah kawasan dengan argumen bahwa dukungan kepada pemerintahan Hamas di Palestina akan memperlambat perbaikan politik dan penerapan demokrasi serta langkah mundur dalam penghormatan hak asasi manusia.

Kewajiban Kita

Kewajiban kita terhadap saudara-saudara kita, rakyat Palestina dan Hamas agar kita dapat mencegah badai yang dihembuskan Zionis dan Amerika:

– Saya menyerukan untuk menertibkan kembali PLO dengan dasar kebangsaan yang murni dan sesuai dengan kriteria demokrasi.

– Saya mengajak warga Palestina di luar Palestina yang jumlahnya lebih dari warga yang tinggal di Palestina untuk mendukung saudara mereka yang tengah berjuang di Palestina secara moril dan materiil, politik, ekonomi dan sosial.

– Saya mengajak pemerintah negara-negara Arab untuk tidak tunduk kepada tekanan Amerika, bahkan kita harus meningkatkan sokongan kita kepada bangsa Palestina dalam perjuangannya mengusir penjajah Israel.

– Saya juga mengajak OKI untuk menggelar muktamar internasional negara-negara Islam untuk menguatkan dukungan kepada rakyat Palestina menghadapi konspirasi baru Zionis dan negara-negara Barat.

– Saya menaruh harapan besar kepada rakyat Arab dan negara Islam dan saya percaya bahwa mereka dalam keadaan sangat siap untuk memberikan pengorbanan harta, jika tidak bisa memberikan jiwanya untuk mendukung saudara kita di Palestina yang merupakan perwujudan dari pejuang terdepan dalam pembebasan Al-Quds dan tanah sucinya di Palestina.

– Terakhir, saya berikan dukungan khusus kepada Hamas, “Tsabatlah dengan prinsip kalian dan tetaplah pada jalan perjuangan kalian meski diterpa badai bertubi-tubi.

"Rakyat Palestina bersama kalian. Umat Islam bersama kalian. Bangsa Arab juga bersama kalian dan Allah di atas segala sesuatu tetap bersama kalian.

"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. Dan orang-orang yang kafir maka kecelakaanlah bagi mereka dan Allah menghapus amal-amal mereka. (Muhammad: 7-8)

"Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan Kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (Al-Ankabut: 69)”

Selawat dan salam semoga tercurah kepada nabi kita, nabi Muhammad saw. keluarganya serta para sahabat.

baca selengkapnya »»

28 Desember 2008

Pernyataan Sikap Ormas Islam atas Serangan Brutal Israel di Jalur Gaza

1. KISPA
Berkaitan dengan pengeboman ke Jalur Gaza oleh Zionis Israel dengan menggunakan pesawat F-16, hari ini Sabtu 27/12/2008, yang menyebabkan puluhan orang gugur dan lebih 200 orang luka-luka, maka KISPA menyatakan:


1. Mengutuk keras tindakan Zionis Israel yang telah melakukan pembantaian terencana kepada rakyat Gaza yang tidak berdosa

2. menyerukan kepada pemerintah Republik Indonesia untuk bertindak cepat menghentikan serangan Zionis Israel ke Gaza melalui jalur politik di PBB, OKI dan Lembaga International lainnya serta segera memfasilitasi bantuan Rakyat Indonesia agar sampai ke Gaza.

3. Mendesak pemimpin Arab dan Islam untuk segera menghentikan serangan brutal Zionis Israel dan segera mengirim bantuan yang dibutuhkan rakyat Gaza.

4. Menyerukan kepada kaum muslimin untuk melakukan Qunut Nazilah, penggalangan dana dan aksi solidaritas mendukung Rakyat Gaza yanng sedang dizhalimi penjajah Zionis Israel.

-Ferry Nur, Sek Jen KISPA-

2. IKADI

IKADI menyatakan sikap terhadap serangan brutal teroris internasional Zionis Israel:

1.Mengecam dan menentang keras tindakan terror berdarah oleh Zionis Israel terhadap rakyat Palestina Sabtu,27 Desember 2008.

2. Meminta kepada pemerintah dan seluruh pemimpin bangsa untuk menyatukan protes keras kepada Israel dan mendesak PBB untuk ambil tindakan saksi kepada Israel.

3. Meminta kepada seluruh da’I agar mengajak masa melakukan bantuan moril dan materiil srta qunut nazilah.

4. Mengajak semua lembaga dakwah dan ormas Islam serta ormas lainnya untuk bergabung bersama mengutuk tindakan biadab zionis Israel

- M. Idris, Sek Jen IKADI-
baca selengkapnya »»
Dunia Kutuk Serangan Israel ke Jalur Gaza

Sejumlah negara langsung bereaksi melihat serangan brutal rezim Zionis Israel ke Jalur Gaza. Uni Eropa, Rusia Perancis mendesak Israel untuk menghentikan serangannya. Inggris menyatakan keprihatinannya, sedangkan AS meminta Israel agar menghindari jatuhnya korban di kalangan warga sipil di Gaza.

"Rusia meyakini, pentingnya menghentikan segera serangan luas ke Jalur Gaza yang telah menimbulkan banyak korban jiwa dan penderitaan bagi rakyat Palestina," kata Menlu Rusia dalam pernyataannya hari Sabtu (27/12).

Di Prancis, Presiden Nicolas Sarkozy mendesak Israel untuk menghentikan pengerahan pesawat-pesawat tempurnya yang telah membombardir markas-markas Hamas dan kantor-kantor polisi di Gaza. Meski demikian, Sarkozy dalam pernyataannya terkesan menyalahkan Hamas sebagai biang keladi atas serangan Israel ini.

"Presiden Prancis mengungkapkan keprihatinan yang dalam atas eskalasi kekerasan di selatan Israel dan di Jalur Gaza. Ia mengutuk keras provokasi yang tidak bertanggung jawab yang menyebabkan situasi ini terjadi dan penggunaan kekerasan yang berlebihan," demikian pernyataan yang dirilis kantor Sarkozy.

Sementara dari dunia Arab, pemimpin Libya Muammar Gaddafi yang pertama kali melontarkan kecaman atas serangan brutal Zionis Israel ke Jalur Gaza. Ia menyerukan dunia Arab mengambil sikap tegas terhadap Israel dan mendesak agar perbatasan-perbatasan di Gaza dibuka.

Sementara itu, helikopter-helikopter Israel masih melayang-layang diatas wilayah Gaza setelah membantai lebih dari 180 warga Gaza. Dipekirakan jumlah warga Gaza yang gugur syahid akan bertambah karena masih ada ratusan orang yang mengalami luka-luka berat dan ringan.

Pada saat yang sama, militer Israel menyatakan masih akan melakukan operasi militer lagi ke Gaza dan kemungkinan serangan yang akan dilakukan lebih besar dari serangan hari ini. Israel menargetkan serangannya ke utara dan selatan Gaza, terutama kota Khan Younis dan Rafah yang diklaim sebagai basis utama Hamas.

BBC melaporkan, rumah-rumah sakit di Gaza penuh dengan para korban. Padahal rumah-rumah sakit itu tidak memiliki banyak persediaan obat-obatan akibat blokade Israel ke Jalur Gaza. Sedangkan masjid-masjid di Gaza melalui pengeras suara menghimbau warga Gaza yang selamat untuk mendonorkan darahnya guna membantu para korban luka.

Duka Gaza adalah duka bagi umat Islam sedunia. Menjelang tahun baru umat Islam, saudara-saudara kita dizalimi oleh rezim ilegal Zionis Israel. Selayaknya kita memanjatkan doa buat warga Gaza dan merenungkan kembali seberapa jauh kita mengingat penderitaan saudara seiman kita di Jalur Gaza. (ln/iol/prtv/aljazeera)
baca selengkapnya »»

27 Desember 2008

Harga Hubbud-Dun-Ya (Cinta Dunia)
Oleh : Ust. Musyaffa A. Rahim, Lc.
Kenangan indahnya ghonimah perang Badar masih begitu terasa pada sebagian ummat Islam. Rampasan perang yang pada ummat-ummat terdahulu diharamkan itu, kini dihalalkan Allah SWT bagi ummat Islam.

Keindahan itu masih terus membekas dan turut menjadi pendorong sebagian mereka untuk berangkat dan ikut serta dalam perang Uhud.

Seandainya kita yang mendapatkan harta 'melimpah' itu, tentu banyak hal yang bisa kita lakukan; membayar hutang, modal untuk memulai usaha atau wiraswasta, menikah (kalau masih bujangan), atau menikah lagi bila sudah beristri, membayar kontrakan yang hampir jatuh tempo, bahkan membeli tanah dan membangun rumah sekaligus, membeli mobil, melengkapi isi rumah dengan perabot-perabot 'modern', membayar iurang sekolah anak yang sudah sekian lama menunggak, dan macam-macam lainnya.

Ini jika kita yang menerima dan mendapatkan rapasan perang atau ghonimah itu. Bagaimana dengan sebagian sahabat nabi SAW pada waktu itu? Marilah kita simak penuturan Ibnu Mas'ud RA berikut ini: "Kami tidak merasa bahwa ada seseorang dari sahabat Nabi SAW menginginkan dunia dan perkakasnya sehingga terjadilah peristwia Uhud."
Untuk lebih jelasnya, marilah kita simak firman Allah SWT berikut ini: Dan sesungguhnya Allah telah memenuhi janji-Nya kepada kamu, ketika kamu membunuh mereka dengan izin-Nya sampai pada saat kamu lemah dan berselisih pada urusan itu dan mendurhakai perintah (Rasul) sesudah Allah memperlihatkan kepadamu apa yang kamu sukai.

Di antara kamu ada orang yang menghendaki dunia dan di antara kamu ada orang yang menghendaki akhirat. Kemudian Allah memalingkan kamu dari mereka untuk menguji kamu; dan sesungguhnya Allah telah memaafkan kamu. Dan Allah mempunyai karunia (yang dilimpahkan) atas orang-orang yang beriman. (QS. Ali Imran: 152) Ayat ini menjelaskan bahwa:

1. Pada awal perang Uhud, Allah SWT telah memenuhi janji-Nya yang berupa kemenangan atas kaum musyrikin di bawah pimpinan Abu Sufyan.

2. Kemudian kaum muslimin tertimpa beberapa hal, yaitu:
a. Fasyal (takut dan lemah)
b. Tanazu' (berselisih)
c. Ma'shiyat (mendurhakai perintah dan tidak taat)

3. Karena beberapa hal inilah kemenangan yang sangat dicintai itu kemudian berubah menjadi kekalahan.

4. Hal itu terjadi karena ada sebagian kaum muslimin yang menginginkan atau mencintai dunia.

Dalam buku-buku sirah disebutkan bahwa pada awal berkecamuknya perang Uhud, kaum muslimin berhasil memukul mundur orang-orang musyrik. Orang-orang musyrik yang terpukul mundur lari tunggang langgang meninggalkan banyak harta rampasan perang.

Melihat begitu banyaknya harta yang tercecer, sebagian kaum muslimin tergiur untuk segera memunguti dan mengumpulkannya. Yang lebih fatal, sebagian pasukan pemanah yang ditempatkan di gunung Uhud-pun ikut "turun gunung". Padahal tugas utama mereka adalah membentengi pasukan Islam dari kemungkinan serangan dari belakang. Benar saja, pasukan musyrik di bawah pimpinan Khalid bin Al Walid (sebelum ia masuk Islam pada kemudian hari) segera menyerang dari belakang, saat melihat pertahanan pada bukit Uhud melemah, melemah karena ditinggalkan banyak penjaganya yang asyik dan sibuk memunguti dan mengumpulkan harta rampasan perang.

Memang benar, yang menginginkan dunia (baca: cinta dunia) bukanlah keseluruhan pasukan Islam (baca: hanya beberapa oknum). Akan tetapi, bukankah ini menunjukkan bahwa barisan pasukan Islam tidak lagi utuh? Bukankah ini menunjukkan bahwa tujuan dan target mereka tidak sama lagi? Sebagian menginginkan akhirat dan sebagian lagi menginginkan dunia? Bukankah pula ini menunjukkan bahwa kejernihan dan kebeningan ikhlash telah terkotori oleh polusi interest pribadi atau kelompok dan cinta dunia? Kita harus mengingat dan sadar, bahwa perang Uhud bukanlah sekedar perang biasa.

Perang Uhud adalah peperangan aqidah (idiologi), peperangan nurani di samping peperang di medan laga. Dan tidak ada kemenangan pada peperangan di medan laga, bila dalam peperangan idiologis dan peperangan nurani kaum muslimin tidak mendapatkan kemenangan. Kita juga harus mengingatkan bahwa perang Uhud adalah peperangan fii sabilillah, dan Allah SWT tidak akan memberikan kemenangan pada peperangan seperti itu jika niat tidak ikhlash, tidak tulus, dan tidak jernih.

Karena adanya perubahan pada hati dan nurani sebagian kaum muslimin itu, berubah pulalah keadaan di medan laga. Kini pasukan Islam terjepit di antara dua kekuatan musuh. Sungguh, sebuah keadaan yang sangat tidak menguntungkan. Kaum muslim pun harus membayar mahal atas cinta sebagian mereka kepada dunia itu:

1. Lima ribu malaikat yang dijanjikan Allah SWT akan diturunkan, tidak jadi diturunkan, karena janji itu terkait dengan persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu: tsabat (tegar), termasuk dihadapan godaan harta.

2. Dalam peperangan ini, telah terbunuh sebagai syuhada' sebanyak 69 orang, termasuk di antaranya: Sayyidus Syuhada' Hamzah bin Abi Thalib, paman nabi SAW, dan orang yang sangat beliau cintai.

3. Rasulullah SAW sendiri pada peperangan itu ikut membayar ulah beberapa oknum sahabatnya, beliau terperosok ke dalam lubang jebakan yang dibuat kaum musyrikin, dan hampir saja beliau SAW terbunuh. Empat gigi depan beliau SAW pecah dan tanggal. Muka beliau terluka oleh jepitan topi besi yang beliau kenakan.

4. Belum lagi kerugian-kerugian materiil dan kerugian-kerugian lainnya.
Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada kita untuk tetap tabah, sabar, dan tsabat dalam meniti jalan Allah yang lurus (shiratal mustaqim), termasuk tabah, sabar, dan tsabat dalam menghadapi godaan harta dan "ghonimah" era "REFORMASI". Aamiin.

sumber: pks-kab-bekasi

baca selengkapnya »»